Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Kecelakaan Maut Dini Hari: Pemulung Dihantam Mobil Mewah, Nyawa Tak Tertolong

Shoppe Mall

Tragedi Dini Hari di Payakumbuh: Pemulung Lansia Tewas Usai Ditabrak Mobil BMW, Sopir 20 Tahun Diamankan Polisi

iNews Payakumbuh- Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, yang merenggut nyawa seorang pemulung lanjut usia. Dasril (70), warga yang dikenal sebagai pemulung sederhana, menghembuskan napas terakhir setelah mengalami luka parah akibat ditabrak mobil BMW mewah di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat, pada Senin (7/7/2025) pukul 02.30 WIB.

Kecelakaan Maut Dini Hari: Pemulung Dihantam Mobil Mewah, Nyawa Tak Tertolong
Kecelakaan Maut Dini Hari: Pemulung Dihantam Mobil Mewah, Nyawa Tak Tertolong

Baca Juga : Perhiasan Tertua di Dunia Ditemukan di Gua Maroko, Usianya 150.000 Tahun!

Shoppe Mall

Kecelakaan Maut Saat Dasril Tengah Mencari Nafkah

Menurut keterangan pihak kepolisian, saat insiden terjadi, Dasril tengah berdiri di tepi jalan sambil memulung sampah.

Benturan keras membuat Dasril terpental. Kedua kakinya patah, tangan kirinya remuk, dan kepalanya mengalami luka robek cukup dalam di bagian dahi. Warga sekitar yang terbangun karena suara keras langsung menghampiri lokasi dan menolong korban dengan membawanya ke RSUD Adnaan WD Payakumbuh.

Sempat Dirawat Intensif, Tapi Nyawa Dasril Tak Tertolong

Menurut Direktur RSUD Adnaan WD, dr. Efitrimelly, kondisi korban saat tiba di rumah sakit sangat kritis. Tingkat kesadaran korban hanya 30 persen. Tim medis sempat merencanakan untuk merujuk korban ke rumah sakit di Padang agar mendapat penanganan bedah saraf.

“Pasien atas nama Dasril mengalami trauma berat di kepala dan tubuh bagian bawah. Rencana awalnya akan kami rujuk ke Padang, tetapi ruang ICU di sana penuh.

Sopir BMW Berusia 20 Tahun Diamankan Polisi

Pihak kepolisian yang mendapat laporan pada pukul 09.00 WIB langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan pelaku. Kasat Lantas Polres Payakumbuh AKP Yuliarman, melalui Kanit Gakkum Aipda Hardiman, membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki dan mobil BMW.

“Sopir atas nama Rafee Akhtar Azmi, usia 20 tahun, telah kami amankan dan sedang menjalani pemeriksaan.

Menurut pengakuan awal, Rafee baru saja pulang dari sebuah kafe bersama dua temannya. Ia mengaku kehilangan kendali atas kendaraan saat melintasi jalan yang relatif sepi dan lurus.

Warga Berduka, Dasril Dikenal sebagai Sosok Pekerja Keras

Kabar meninggalnya Dasril menyebar cepat dan menyisakan duka mendalam bagi warga sekitar.

“Almarhum itu sering kami lihat keliling pagi-pagi cari sampah plastik. Sedih sekali nasibnya seperti ini,” ujar salah satu warga.

“Ini bukan hanya soal kecelakaan, tapi soal tanggung jawab dan nyawa manusia. Kami akan mengusut tuntas kejadian ini, dan memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur,” tegasnya.

Catatan: Perlunya Kesadaran dan Etika Berkendara

Peristiwa ini menjadi pengingat pahit betapa pentingnya etika berkendara, terlebih saat melaju di malam atau dini hari ketika visibilitas rendah. Terlepas dari siapa korbannya, keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama.

Kini, Dasril telah tiada, meninggalkan duka untuk keluarga, tetangga, dan seluruh warga Payakumbuh. Sebuah nyawa yang hilang dalam perjuangannya mencari nafkah.

Keluarga Korban Minta Keadilan

Setelah prosesi pemakaman Dasril selesai pada Selasa pagi, keluarga korban menyampaikan harapan besar kepada pihak berwenang. Mereka meminta agar kasus ini ditindaklanjuti secara serius dan transparan. Anak korban, Zulkifli, mengaku terpukul dengan kepergian sang ayah yang sangat mendadak dan memilukan.

“Kami tidak ingin ada dendam. Tapi kami ingin keadilan. Ayah meninggal dalam kondisi mengenaskan. Kami hanya ingin kebenaran ditegakkan,” kata Zulkifli kepada wartawan.

Sementara itu, para tetangga dan warga sekitar turut mengantarkan jenazah Dasril ke pemakaman umum. Beberapa dari mereka menyebut bahwa Dasril merupakan sosok pekerja keras yang pantang menyerah, bahkan di usia senja.

Polisi Terus Lanjutkan Proses Hukum

Usai mengamankan pengemudi BMW, aparat kepolisian terus menggali informasi dari saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian. Tim penyidik juga mengecek rekaman kamera CCTV di sepanjang Jalan Soekarno Hatta guna memastikan kecepatan dan arah mobil sebelum tabrakan terjadi.

Di sisi lain, Rafee Akhtar Azmi selaku pengemudi mulai menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan. Pihak kepolisian juga memanggil dua rekan Rafee yang berada di dalam mobil saat kejadian. Mereka akan dimintai keterangan untuk melengkapi penyelidikan.

Pentingnya Etika Berkendara

Peristiwa ini bukan hanya menyisakan duka, tapi juga mengundang perhatian masyarakat luas terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas. Tidak sedikit warganet di media sosial menyuarakan keprihatinan terhadap gaya hidup ugal-ugalan di jalanan, terutama yang melibatkan pengemudi muda dan kendaraan mewah.

Banyak pihak mengingatkan agar siapa pun tetap menghargai pejalan kaki dan menjaga kecepatan, terutama di jalur yang rawan aktivitas warga seperti Jalan Soekarno Hatta. Selain itu, mereka mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat infrastruktur keselamatan, seperti penerangan jalan dan rambu-rambu di lokasi-lokasi rawan.

Refleksi untuk Semua Pihak

Perjalanan hidup Dasril berakhir secara tragis di jalan yang biasa ia lewati untuk mengais rezeki. Namun kisahnya tidak boleh hilang begitu saja. Peristiwa ini harus menjadi refleksi bagi semua pihak—pengemudi, aparat penegak hukum, dan pemerintah—untuk lebih peduli terhadap keselamatan bersama.

Kini, warga Kota Payakumbuh menanti kejelasan kasus ini. Mereka berharap agar penegakan hukum tidak memandang status sosial atau jenis kendaraan. Sebab di jalan raya, setiap nyawa memiliki nilai yang sama, tanpa terkecuali.

Shoppe Mall