Payakumbuh – Wawako Elzadaswarman Lepas Pemerintah Kota Payakumbuh semakin serius dalam mengukir prestasi di bidang keagamaan. Salah satu bukti nyata dari komitmen ini adalah pelepasan kafilah MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) yang dilakukan oleh Wakil Wali Kota (Wawako) Elzadaswarman, dalam rangka menghadapi MTQ XLI yang akan digelar di Kota Padang, Sumatera Barat.
Pelepasan kafilah tersebut berlangsung di halaman kantor Wali Kota Payakumbuh pada hari Senin pagi, 13 Desember 2025. Acara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, masyarakat, serta peserta kafilah ini menjadi momen penting sebagai simbol kesiapan Payakumbuh untuk kembali berkompetisi di tingkat provinsi.
Wawako Elzadaswarman Lepas Harapan Wawako Elzadaswarman
Dalam sambutannya, Wawako Elzadaswarman mengungkapkan rasa optimis dan kebanggaannya atas semangat para peserta kafilah yang telah menunjukkan latihan yang intensif selama beberapa bulan terakhir. Elzadaswarman juga menegaskan bahwa Payakumbuh memiliki potensi besar untuk meraih predikat terbaik pada ajang MTQ XLI tahun ini.

Baca Juga : Dirut Terra Drone Michael Wisnu Terseret, Siapa Tersangka Lain Tragedi Kebakaran Maut Terra Drone?
Kita berangkat dengan semangat juang yang tinggi, membawa nama baik kota Payakumbuh. Saya yakin, dengan usaha dan doa, kafilah kita akan mampu tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik. MTQ bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga sarana untuk lebih mendalami ajaran Al-Qur’an serta mempererat silaturahmi antar daerah,” kata Elzadaswarman dengan penuh semangat.
Elzadaswarman juga mengajak seluruh masyarakat Payakumbuh untuk terus memberikan dukungan kepada para peserta kafilah agar mereka dapat berkompetisi dengan percaya diri dan meraih hasil terbaik. “Mari kita doakan agar para peserta kafilah Payakumbuh dapat mengharumkan nama kota kita di tingkat provinsi,” imbuhnya.
Kafilah Payakumbuh Bidik Juara Umum
Pada MTQ XLI tahun ini, Payakumbuh mengirimkan 20 peserta yang terdiri dari berbagai cabang lomba, seperti Tilawah Qur’an, Tafsir, Hifzil Qur’an (hafalan), dan berbagai cabang lainnya. Setiap peserta telah melalui proses seleksi yang ketat di tingkat kota dan menjalani latihan intensif di bawah bimbingan para pelatih yang berkompeten.
Menurut Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Payakumbuh, Afdal Siregar, kafilah Payakumbuh tahun ini diharapkan mampu membawa pulang predikat sebagai juara umum, sebuah target yang sudah lama ingin dicapai oleh daerah tersebut. “Kami menargetkan Payakumbuh untuk berada di posisi terbaik pada MTQ XLI. Para peserta sudah mempersiapkan diri dengan baik, dan kami berharap mereka bisa tampil maksimal,” ujar Afdal.
Prestasi Sebelumnya dan Optimisme
Payakumbuh sendiri memiliki sejarah prestasi yang cukup gemilang di ajang MTQ tingkat provinsi. Pada MTQ sebelumnya, kota ini berhasil meraih beberapa medali dan penghargaan, yang menunjukkan kualitas persiapan yang tidak kalah dengan daerah lainnya. Dengan semangat yang tinggi dan persiapan yang matang, para peserta MTQ dari Payakumbuh optimis bisa meraih hasil yang lebih baik lagi.
Dukungan dari masyarakat juga menjadi salah satu faktor pendorong semangat para peserta.
Banyak komunitas dan kelompok pengajian yang aktif memberikan dukungan, baik moril maupun materiil, dalam menyukseskan kegiatan ini.
Peserta Kafilah Payakumbuh: Potensi yang Mencolok
Beberapa nama yang kini menjadi andalan kafilah Payakumbuh pada MTQ XLI kali ini memiliki prestasi gemilang pada ajang-ajang sebelumnya. Salah satunya adalah Nabilah, seorang hafizah muda berusia 16 tahun, yang baru saja menjuarai MTQ tingkat kabupaten dan kota di kategori Hafalan Qur’an 30 Juz. Nabilah mengaku siap bersaing di tingkat provinsi dan berharap dapat mengukir prestasi yang membanggakan.
Selain itu, peserta lainnya, seperti Zainal Arifin, yang mengikuti cabang Tilawah Al-Qur’an, juga mendapat perhatian karena penampilannya yang memukau dalam setiap kesempatan. Zainal dan peserta lainnya akan mewakili Payakumbuh dengan penuh harapan untuk tampil terbaik di ajang MTQ XLI.
Persiapan yang Maksimal
Untuk mendukung persiapan kafilah, Pemerintah Kota Payakumbuh telah memberikan fasilitas dan bimbingan yang maksimal. Para peserta kafilah ini mendapatkan pelatihan intensif dari para pelatih yang sudah berpengalaman, baik di tingkat kota maupun provinsi. Selain itu, mereka juga mendapatkan pembekalan mental dan psikologis agar dapat menghadapi ajang MTQ dengan percaya diri.
“MTQ adalah salah satu ajang yang sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan kita terhadap Al-Qur’an. Kita akan terus berusaha mendukung dan memfasilitasi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan mereka di bidang ini,” tambah Elzadaswarman.
Doa dan Dukungan Masyarakat
Pelepasan kafilah MTQ XLI ini tidak hanya menjadi ajang formalitas, tetapi juga sebuah momentum untuk mengajak seluruh masyarakat Payakumbuh untuk berdoa bersama demi kesuksesan kafilah





