Payakumbuh – Perbaikan jalan penghubung antara Payakumbuh dan Lintau kini telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Proyek ini telah mencapai sekitar 50 persen dari total pengerjaan yang direncanakan.
Jalan penghubung ini merupakan salah satu akses vital yang menghubungkan dua daerah penting di Sumatera Barat Oleh karena itu, perbaikannya menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Pekerjaan perbaikan mencakup pelebaran jalan, pengaspalan ulang, serta pembangunan drainase baru untuk menghindari genangan air saat musim hujan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Barat menyatakan bahwa pengerjaan proyek berjalan sesuai jadwal meskipun menghadapi beberapa kendala teknis.
Salah satu tantangan terbesar dalam pengerjaan proyek ini adalah kondisi tanah yang labil di beberapa titik, terutama pada ruas yang berada di daerah perbukitan.
Untuk mengatasi masalah tersebut, kontraktor pelaksana melakukan penguatan struktur jalan menggunakan material geotekstil dan beton bertulang.
Selain itu, dukungan masyarakat sekitar juga cukup membantu dalam kelancaran proyek ini. Warga setempat turut menjaga keamanan lokasi dan memberikan informasi terkait kondisi lapangan.
Baca Juga : Bantuan Pangan 2025 Dimulai! 7.105 Warga Payakumbuh Terima Cadangan Beras Pemerintah
Jalan penghubung Payakumbuh–Lintau juga memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata, mengingat banyaknya destinasi menarik di sepanjang jalur tersebut.
Dengan infrastruktur yang lebih baik, wisatawan akan lebih tertarik untuk berkunjung, yang pada gilirannya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Pemerintah daerah menghimbau masyarakat untuk bersabar dan berhati-hati selama proses perbaikan berlangsung, mengingat masih ada beberapa ruas jalan yang belum selesai.
Perbaikan jalan ini tidak hanya berdampak bagi kendaraan pribadi, tapi juga sangat membantu angkutan umum dan logistik antarwilayah.
Diharapkan setelah selesai 100 persen, jalur ini akan mampu mengurangi kemacetan dan mempercepat waktu tempuh antara Payakumbuh dan Lintau.
Ke depan, proyek ini menjadi contoh bagi pengembangan infrastruktur lainnya di Sumatera Barat, terutama yang menghubungkan daerah-daerah potensial.
Dengan sinergi antara pemerintah, kontraktor, dan masyarakat, diharapkan perbaikan jalan penghubung Payakumbuh–Lintau dapat selesai tepat waktu dan memberi






