payakumbuh – Polda Jateng Terus Bantu Sudah enam hari kawasan Kaligawe, Kota Semarang, Jawa Tengah, terendam banjir. Namun semangat aparat kepolisian dari Polda Jateng tak surut sedikit pun. Di tengah genangan yang masih menutup akses jalan utama, personel kepolisian terus siaga membantu warga yang terdampak banjir dengan berbagai cara, mulai dari evakuasi, distribusi bantuan, hingga pengamanan wilayah.

Baca Juga : Jadwal KRL Solo Jogja PP Akhir Pekan Ini 1 dan 2 November 2025
Banjir di Kaligawe memang bukan hal baru, namun intensitas kali ini tergolong cukup parah. Hujan deras yang mengguyur sejak awal pekan membuat debit air Sungai Tenggang meluap dan merendam sejumlah permukiman. Rumah-rumah warga, pertokoan, hingga jalur pantura yang menjadi urat nadi transportasi nasional pun tak luput dari genangan.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu, menyampaikan bahwa sejak hari pertama banjir melanda, personel gabungan dari Polrestabes Semarang, Brimob, dan Ditpolairud telah diterjunkan ke lokasi. Mereka bertugas membantu warga yang kesulitan mengevakuasi diri maupun mengamankan barang-barang berharga. “Kami tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, tapi juga memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Di hari keenam ini, sejumlah titik masih tergenang air setinggi 40 hingga 70 sentimeter. Polisi tampak bahu membahu bersama TNI, BPBD, dan relawan setempat mengevakuasi lansia serta anak-anak menggunakan perahu karet. Beberapa personel juga tampak menyalurkan bantuan makanan siap saji, air mineral, serta obat-obatan kepada warga yang masih bertahan di rumah mereka.
Selain bantuan fisik, Polda Jateng juga mendirikan dapur umum dan posko layanan kesehatan di beberapa titik strategis, seperti di bawah jembatan Kaligawe dan sekitar kawasan industri Terboyo. Posko ini menjadi tempat berlindung sementara bagi warga yang rumahnya terendam dan tak bisa ditempati.
“Setiap hari kami memantau perkembangan situasi, termasuk kondisi cuaca dan debit air. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terabaikan,” tambah Kombes Satake Bayu.
Di sisi lain, sejumlah pengemudi truk dan kendaraan pribadi yang terjebak di jalur Kaligawe juga mendapat bantuan dari petugas lalu lintas. Polisi membantu mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan panjang serta memberikan panduan jalur alternatif bagi pengguna jalan.
Tak sedikit warga yang mengaku terharu dengan kesigapan petugas. “Kami benar-benar terbantu.
Upaya Polda Jateng ini mendapat apresiasi dari masyarakat luas. Tak hanya sebagai bentuk tanggung jawab keamanan, tetapi juga wujud nyata kepedulian aparat terhadap warga yang tertimpa musibah.
Meski genangan belum sepenuhnya surut, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup kuat di tengah bencana. Banjir mungkin menghambat aktivitas, namun empati dan kerja sama di lapangan justru menumbuhkan harapan baru bagi warga Kaligawe untuk bangkit kembali.
Dengan cuaca yang mulai bersahabat dan aliran sungai yang perlahan menurun, masyarakat berharap kondisi segera pulih. Namun hingga benar-benar aman, Polda Jateng memastikan seluruh personelnya tetap siaga membantu dan melindungi warga.






