Payakumbuh – HUT ke 55 Kota Payakumbuh kali ini mengusung tema yang sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, yaitu “Perkuat Nilai Religius di Tengah Bencana”.
Peringatan HUT yang Penuh Makna
Acara yang dimulai dengan khidmat ini diisi oleh penceramah-penceramah ternama dari dalam dan luar daerah, yang menyampaikan tausiyah penuh hikmah. Salah satunya adalah Ustadz H. Zulkarnain, seorang tokoh agama yang sangat dikenal di Sumatera Barat. Dalam ceramahnya, Ustadz Zulkarnain mengajak masyarakat untuk tetap sabar, tawakal, dan meningkatkan keimanan kepada Allah SWT, terutama saat menghadapi musibah dan bencana.
Muhasabah: Waktu untuk Merenung dan Memperbaiki Diri

Baca Juga : Wawako Elzadaswarman Lepas Kafilah MTQ XLI: Payakumbuh Bidik Predikat Terbaik
Muhasabah ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial.
Perkuat Spiritualitas di Tengah Bencana
Peringatan HUT Kota Payakumbuh ke-55 ini juga menjadi titik tolak untuk memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan masyarakat, terutama di tengah berbagai bencana alam yang kerap melanda berbagai daerah. Di tengah cuaca ekstrem dan bencana alam yang semakin sering terjadi, nilai-nilai spiritual seperti kesabaran, kepedulian terhadap sesama, serta saling berbagi menjadi semakin penting.
“Bencana alam bukanlah tanda hukuman, tetapi merupakan ujian bagi kita semua. Kita harus menghadapi semua itu dengan sabar dan terus memperbaiki hubungan kita dengan Allah dan sesama,” ujar Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi, dalam sambutannya.
Tabligh Akbar: Menyatukan Masyarakat
Acara ini menjadi ruang bagi seluruh warga untuk bertemu, berdiskusi, serta saling menguatkan, baik secara spiritual maupun sosial.
Ratusan warga terlihat antusias mengikuti jalannya acara, mulai dari tahlil bersama, dzikir, hingga doa bersama untuk keselamatan kota dan negeri ini. Tak hanya itu, acara ini juga menjadi ajang untuk memupuk rasa solidaritas, mengingat banyaknya warga yang terdampak bencana di berbagai tempat. Banyak di antara mereka yang merasa terinspirasi untuk menggalang bantuan dan memberikan dukungan kepada korban bencana.
HUT ke 55 Kota Pendidikan Agama sebagai Pilar Utama
Wali Kota Payakumbuh juga menyampaikan pentingnya melibatkan semua lapisan masyarakat dalam kegiatan-kegiatan keagamaan. Menurutnya, dengan berlandaskan pada nilai-nilai agama, masyarakat Payakumbuh dapat tumbuh menjadi kota yang lebih harmonis, saling menghargai, dan mampu mengatasi berbagai permasalahan sosial yang ada.
Dalam doa tersebut, seluruh warga mendoakan keselamatan dan keberkahan bagi Kota Payakumbuh, serta memohon agar Allah SWT senantiasa memberikan pertolongan kepada umat manusia, terutama dalam menghadapi bencana alam yang tengah melanda banyak daerah.
Sebagai penutup, Wali Kota Payakumbuh menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung peringatan HUT Kota Payakumbuh, terutama kepada masyarakat yang telah turut hadir dan berpartisipasi dalam acara Tabligh Akbar dan Muhasabah. Ia juga berharap, semoga acara ini bisa menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat, serta menjaga kebersamaan yang telah terjalin selama ini.
Kesimpulan: HUT ke-55, Momen Refleksi dan Kekuatan Spiritua
